Call Now On 02129042694 or Contact Us

Cleaning Sanitation Tank, Silo & Day Bin

Posting Date: 03 MAR 2019
Cleaning Sanitation Tank, Silo & Day Bin

CLEANING SANITATION TANK, SILO & DAY BIN

Indarto Purwoko
Technical Advisor PT Global Makarya Persada

 

Industri makanan, minuman, farmasi dan industri lainya yang dalam proses produksi mengunakan mesin dan peralatan tentu harus memenuhi standar GMP (Good Manfacturing Practices) baik dari sisi bahan, design, pengoperasian, lay out dan penempatan agar mampu menghasilkan produk yang bermutu tinggi dan aman/higienis serta bebas kontaminasi. Peralatan tanki atau silo di gunakan untuk penyimpanan baik bahan baku, bahan setengah jadi, maupun produk jadi. Disamping itu juga digunakan penyimpanan bahan pendukung seperti air baku, air bersih, bahan bakar seperti solar dan lain lain. Selain digunakan untuk penyimpanan juga digunakan untuk proses pengolahan bahan tertentu seperti tangki mixing dimana selain untuk penyimpanan juga di gunakan untuk proses pencampuran. Tangki dan silo juga terbuat dari berbagai jenis bahan seperti stainles stell, besi, concred, fiber dll tergantung jenis bahan atau produk yang disimpanan atau olah di dalamnya.

Dalam sistem proses produksi tangki atau silo dapat berdiri sendiri atau menjadi bagian dari rangkaian sistem proses produksi yang lain. Hal ini menjadi pertimbangan dalam sistem perawatan melalui  cleaning dan sanitasi, apakah menjadi rangkaian dalam sistem CIP (Cleaning In Place) atau berdiri sendiri.

Tangki dan silo yang sudah di instal dan digunakan untuk penyimpanan di perlukan perawatan dengan cleaning sanitasi karena:

  • Tedapat deposite sisa produk
  • Terjadi korosi atau kerusakan lain

Deposite sisa produk pada tangki dapat menurunkan mutu dan keamanan produk dikarenakan:

  • Sumber kontaminan bagi produk lainnya atau bagi produk berikutnya
  • Media pertumbuhan mikrobia
  • Media pertumbuhan serangga/ hama
  • Menyebabkan oksidasi sehingga tangki menjadi berkarat
  • Menurunkan fungsi dari tangki atau silo itu sendiri seperti produk tidak mudah bergerak

Demikian juga dengan korosi maka akan menjadi sumber kontaminan bagi produk.

Hygienic Design tank dan silo

Tangki dan silo di desain sesuai fungsi dan tujuan nyanamun untuk digunakan di industri makanan, minuman, farmasi dan kosmetik harus di desian secara higienis sesuai standar GMP ( Good Manufacturing Practices) dengan mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut:

  • Jenis material tidak beracun dan bereksi dengan produk serta mudah di bersihkan
  • Finishing permukaan yang halus dan bebas dari celah
  • Drainability
  • Hasil pengelasan yang baik dan tanpa celah
  • Peralatan pendukung harus di disain agar tidak terjadi genangan air dan tumpukan kotoran

Desain yang higienis dari tangki dan silo agar mudahkan dalam perawatan dan pelaksanaan cleaning dan sanitasi sehingga produk mudah untuk dijaga mutu dan higienitasnya.

Program Maintenance cleaning dan sanitasi

CIP ( Cleaning In Place)   sistem menjadi salah satu program cleaning dan sanitasi yang paling sering di jalankan untuk tangki dan silo terutama untuk industri makanan, minuman, farmasi dan kosmetik Namun tidak semua industri atau tidak semua tangki dan silo memiliki fasilitas CIP, lalu apakah tidak perlu dilakukan cleaning dan sanitasi?

Cleaning dan sanitasi tentu tetap wajib dilaksanakan tidak hanya menjadi aturan baku dalam standar GMP ( Good Manufacturing Practices)  namun juga tergantung tingkat resiko yang di miliki  terhadap produk, dan perusahaan dapat menetapkan metode cleaning sanitasi dan frekuensi secara tepat. Risk assessment untuk menyusun program clenaing sanitasi untuk tangki ini mempertimbangkan beberapa aspek seperti:

  • Jenis bahan atau produk yang di simpan atau di olah dalam tangki
  • Jenis bahan atau material dari tangki atau silo yang digunakan
  • Tujuan penggunaan dari bahan atau produk yag di simpan
  • Kondisi lingkungan di mana silo atau tangki berada
  • Ketersediaan metodologi untuk melaksanakan cleaning dan sanitasi
  • Kompetensi untuk melakukan cleaning dan sanitasi
  • Kemungkinan terjadinya pertumbuhan mikrobia, jamur
  • Kemungkinan terjadinya pertumbuhan hama


Sumber
Gambar milik Global Hygiene

Metode cleaning dan sanitasi

Untuk melakukan cleaning dan sanitasi berbagai jenis tangki dan silo harus mempertimbangkan berbagai hal seperti :

  • Resiko dari metode yang di pilih baik ke produk atau bahan dan juga peralatan
  • Efektifitas hasil cleaning dan sanitasi
  • Tingkat resiko saat melakukan pekerjaan cleaning sanitasi, bila dilakukan secara manual maka bahaya bekerja di ruang terbatas (confined space) menjadi salah satu aspek yang harus dikendalikan

Pada umumnya dapat kita kategorikan ke dalam dua metode dengan mengacu pada standar GMP ( Good Manufacturing Practies) dengan mempertimbangkan  isi dari tangki atau silo yakni:

  • Wet Cleaning Sanitasi
  • Dry Cleaning Sanitasi